Komite Nominasi dan Remunerasi

Selain Komite Audit, Dewan Komisaris Perseroan juga dibantu oleh Komite Nominasi dan Remunerasi yang bertugas memberikan pendapat dan masukan yang professional kepada Dewan Komisaris terkait penentuan besaran remunerasi, bonus dan tunjangan bagi Dewan Komisaris, Direksi serta karyawan Perusahaan lainnya termasuk struktur, syarat dan pelaksanaan atas insentif jangka panjang bagi Direksi.

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 002/MNCKI/LEGAL/VII/2018 pada tanggal 20 Juli 2018, Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan terdiri dari 5 (lima) orang, yang dipimpin oleh seorang ketua. Susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT MNC Kapital Indonesia Tbk adalah sebagai berikut:

Ketua                : Benny Mokalu

Anggota            : 1. Darma Putra
                            2. Tien
                            3. Susanty Tjandra Sanusi
                            4. Angelina Anggraeni

Profil

Benny Mokalu (Anggota)

Profil Beliau dapat dilihat pada bagian profil Dewan Komisaris Perseroan.
Lihat Profil

Darma Putra (Anggota)

Profil Beliau dapat dilihat pada bagian profil Dewan Komisaris Perseroan.
Lihat Profil

Tien (Anggota)

Profil Beliau dapat dilihat pada bagian profil Dewan Komisaris Perseroan.
Lihat Profil

Susanty Tjandra Sanusi (Anggota)

Warga Negara Indonesia, meraih gelar Diploma of Banking dari Emile Woolf & Associates, London, UK pada tahun 1986. Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau berkarir di PT CIMB Niaga Tbk. sejak 2010, dengan jabatan terakhir sebagai Head of HR Strategic Business Partner and Recruitment. Selain itu sebagai Training Officer di Citibank N.A. Indonesia (1987-1990); Head of Training Development and General Administration PT Bank Danamon Indonesia Tbk (1996-1997); HR Head PT Unibank Tbk (1997-2000); HR Head Citibank, N.A. Indonesia (2000-2008), dan Regional HR Head Citibank Regional Asia Pacific yang berkedudukan di Singapura (2008-2010).

Angelina Anggraeni (Anggota)

Warga Negara Indonesia, memperoleh gelar sarjana dari Universitas Bina Nusantara pada tahun 2009 dan gelar Magister of Management dari Universitas Budi Luhur pada tahun 2012. Beliau memulai karirnya di Perseroan sejak tahun 2014 dan saat ini menjabat sebagai HR Compensation Benefit. Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau berkarir sebagai HR Payroll di PT Berkat Satria Jaya (2011-2013) dan HR System Procedure di PT Golden Energy Mines (2009-2011).

 

Komite Nominasi dan Remunerasi adalah komite yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam membantu melaksanakan fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait Nominasi dan Remunerasi terhadap anggota Dewan Direksi dan anggota Dewan Komisaris.

1. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

Tugas dan tanggung jawab Komite terhadap Dewan Komisaris adalah sebagai berikut :

a. Memberikan rekomendasi mengenai komposisi jabatan anggota Dewan Direksi dan/atau Dewan Komisaris;

b. Memberikan rekomendasi mengenai kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi dan Remunerasi;

c. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Dewan Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang disampaikan melalui RUPS;

d. Memberikan rekomendasi mengenai kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Dewan Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;

e. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Dewan Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;

f. Memberikan rekomendasi mengenai program pengembangan kemampuan anggota Dewan Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

2. KOMPOSISI DAN STRUKTUR KEANGGOTAAN

a. Komite minimal terdiri dari 3 orang anggota.

b. Ketentuan minimal anggota Komite terdiri dari:

1) Ketua Komite, merangkap sebagai anggota yang merupakan Komisaris Independen.

2) Anggota Komite lainnya :

a) Anggota Dewan Komisaris;

b) Pihak yang berasal dari luar Perusahaan;

c) Pihak yang menduduki jabatan manajerial di bawah Direksi yang membidangi Sumber Daya Manusia.

c. Anggota lainnya pada butir b. 2), sebagian besar jumlah anggotanya tidak dapat berasal dari pihak yang menduduki jabatan manajerial di bawah Direksi yang membidangi sumber daya manusia.

d. Anggota komite lainnya yang merupakan pihak yang berasal dari luar Perusahaan wajib memenuhi syarat :

1) Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perusahaan Publik, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau Pemegang Saham Utama Perusahaan;

2) Memiliki pengalaman terkait Nominasi dan/atau Remunerasi;

3) Tidak merangkap jabatan sebagai anggota komite lainnya yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.

e. Anggota Komite tidak dapat berasal dari Anggota Dewan Direksi Perusahaan.

f. Anggota Komite diangkat dan diberhentikan berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris. Hasil keputusan ini wajib didokumentasikan.

g. Anggota Komite diangkat untuk masa jabatan tertentu dan dapat diangkat kembali, tetapi masa jabatannya tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam anggaran dasar.

h. Penggantian Anggota Komite yang bukan berasal dari Dewan Komisaris dilakukan paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut tidak dapat lagi melaksanakan fungsinya.

3. RAPAT DAN PELAKSANAANNYA

a. Rapat Komite diselenggarakan secara berkala sesuai dengan kebutuhan Perusahaan, minimal 3 (tiga) kali dalam setahun;

b. Minimum kehadiran anggota dalam rapat Komite (kuorum rapat) adalah 51% (lima puluh satu persen);

c. Salah satu anggota yang dimaksud pada butir b. adalah Ketua Komite;

d. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan prinsip musyawarah mufakat;

e. Setiap rapat Komite dicatat dalam risalah rapat, didokumentasikan dengan baik, ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Nominasi yang hadir, dan disampaikan kepada Dewan Komisaris;

f. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam rapat Komite Nominasi dan alasannya wajib dinyatakan dengan jelas dalam risalah rapat.

4. PENGUNGKAPAN DAN PELAPORAN

a. Komite Nominasi harus melaporkan tugas, tanggung jawab dan prosedur yang telah dijalankannya kepada Dewan Komisaris;

b. Pelaksanaan fungsi terkait Nominasi dan Remunerasi wajib diungkapkan dalam Laporan Tahunan dan Situs Web Perusahaan.